Sabtu, 11 Mei 2013

CARA MENCEGAH DEMAM BERDARAH



Saat ini musim hujan terasa makin banyak nyamuk di lingkungan tempat tinggal.  Musim penghujan umumnya menjadi awal penyebaran penyakit musiman yang disebabkan oleh nyamuk. Salah-satunya penyakit demam berdarah.

Kadinkes Kota Batam, drg Chandra Rizal memaparkan bagaimana cara praktis dan tepat yang dapat dilakukan guna menanggulangi penyakit demam berdarah antara lain dengan melakukan program 3M.

Dengan melakukan program 3M (menguras, menutup dan mengubur) tempat-tempat penampungan air hujan dan lainnya. Menguras bak mandi sekurang-kurangnya dua minggu sekali, menutup rapat atau menabur racun pembasmi jentik (larvasida), mengubur barang-barang bekas dan sampah-sampah yang dapat menampung air hujan. Hal ini diharapkan dapat membasmi demam berdarah dan perkembangbiakan nyamuk.

Selain itu, kita juga dapat melakukan antisipasi lainnya, hindari ruangan yang lembab dan perbaiki sirkulasi udara.Ruangan yang lembab sering dihinggapi nyamuk karenanya hindari ruangan tersebut. Caranya, perbaiki sirkulasi udara di ruangan tersebut agar udara bisa segar dan tidak lembab. Ini akan membuat nyamuk-nyamuk pergi.

Jangan biarkan baju kotor menumpuk atau digantung. Baju atau celana yang kotor mempunyai banyak kuman dan sangat suka dihinggapi nyamuk. Agar ruangan tidak banyak nyamuknya sebaiknya taruh baju kotor pada tempatnya dan tutup rapat-rapat atau bisa mencucinya langsung agar tidak menumpuk.

Cobalah menanam tanaman anti nyamuk. Menanam tanaman yang bisa mengusir nyamuk, misalnya bunga lafender atau jeruk. Letakkan tanaman tersebut di pekarangan atau dekat dengan jendela kamar agar nyamuk tidak berani masuk.

Semprot rumah secara rutin dengan anti nyamuk, atau gunakan hand bodi anti nyamuk di kulit, atau menutup jendela dengan kawat kasa halus, dan lakukan abatebnisasi tempat-tempat penampungan air bersih yang sulit dibersihkan. Ayoo berantas DBD jaga kebersihan rumah dan lingkungan agar bebas jentik dan nyamuk aedes aegypti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar